13 Pintu Air di Pulau Lancang Dilakukan Perawatan Rutin
Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Kepulauan Seribu berhasil merampungkan perawatan 13 pintu air yang tersebar di sejumlah lokasi di Pulau Lancang, Kelurahan Pulau Pari, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan.
"Tetap berfungsi optimal"
Kepala Suku Dinas SDA Kepulauan Seribu, Frans Agustinus Siahaan mengatakan, pemeliharaan dilakukan secara berkala untuk mencegah kerusakan mekanis dan korosi akibat tingginya paparan air laut.
Pembangunan Pintu Air di Pulau Sabira Rampung"Perawatan dilakukan melalui pemberian pelumas untuk memastikan pintu air tetap berfungsi optimal saat dibutuhkan," ujarnya, Selasa (1/9).
Frans menjelaskan, pemberian pelumas dilakukan pada pintu air di sejumlah lokasi, antara lain Empang Kelurahan, Dermaga Barat, RPTRA Klanceng Putih, Gazebo Kelurahan, Gudang Rebus Pak Samsuri, dan Gudang Rebus Pak Nawawi.
Perawatan juga dilakukan di Dermaga Timur, Gudang Rebus Pak Ebi, Gudang Rebus Pak Prana, Pantai Klanceng, Pantai Nelayan Jaring, dan Dermaga Peri. Kegiatan tersebut melibatkan dua hingga tiga personel Pasukan Biru.
"Selain pelumasan, kami juga melakukan pengecatan pintu air sebagai bagian dari perlindungan fasilitas agar tidak cepat berkarat dan rusak," terangnya.
Menurutnya, kegiatan pemeliharaan tidak hanya terpusat di Pulau Lancang, tetapi juga dilaksanakan secara rutin di pulau-pulau permukiman lainnya.
Pemeliharaan infrastruktur pengendali banjir lainnya, seperti tanggul, drainase, dan saluran air, juga dilakukan secara berkala untuk memastikan seluruh fasilitas tetap berfungsi optimal.
"Kami berharap dengan perawatan yang konsisten, sarana pengelolaan air memiliki usia pakai lebih lama dan seluruh pintu air selalu dalam kondisi siap digunakan," ungkapnya.
Sementara itu, Lurah Pulau Pari, Yusuf mengapresiasi perawatan rutin yang dilakukan jajaran Pasukan Biru. Sebab, pemeliharaan tersebut penting untuk memastikan fasilitas pengelolaan air di wilayah permukiman tetap berfungsi dengan baik.
Ia mengajak warga bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas yang telah tersedia agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
"Kami mendukung kegiatan perawatan ini karena pintu air merupakan salah satu fasilitas penting bagi masyarakat," tandasnya.